Hari-hari selanjutnya kita berdua lewati, walaupun
keadaannya berbeda, karena sekarang dia memilih untuk bekerja di kota yang
berbeda denganku, kita hanya bisa bertemu satu bulan satu kali itupun hanya
beberapa hari dia tinggal disini. Rasa rindu sering menyergap,terutama masalah
intensitas komunikasi kita yang semakin hari semakin jarang. Jangankan bertatap
muka hanya sekedar untuk saling memberi kabar, berkomunikasi lewat smspun kita
sudah jarang. Hanya bermodal kepercayaan dan saling mengerti diantara kita.
Kadang aku rindu, rindu suasana ketika aku dan dia masih sangat dekat. Aku
sibuk dengan kuliahku dan dia sibuk dengan pekerjaanya. Aku sibuk dia ada waktu
dan aku ada waktu dia sibuk. Sulit untuk kita mengatur waktu. Sebisa mungkin
kita tetap menjaga baik baik hubungan ini. Kesalah pahaman yang kita alami
karna media sosialpun sudah bukan menjadi hal yang aneh untuk kita. Dia selalu
tak paham, contohnya saja ketika aku tak suka karna dia sering merayu wanita
lain di twitter sedangkan dia hanya mengganggap itu adalah lelucon, dia selalu
berkata “selera humor setiap orang itu berbeda” tapi menurutku itu bukan humor,
itu sudah menyangkut perasaan. Walaupun begitu kita selalu bisa menyelesaikan
masalah itu dengan baik, walaupun butuh waktu satu hari untuk percekcokan, dan
alhasil karna dia lebih dewasa dia memang lebih mengerti dan dia mengalah.
Jujur saja aku amat sangat merindukan sosoknya yang dahulu,
ketika kita sama sama masih sekolah, masih sering meluangkan waktu bersama
saat-saat ketika aku dan dia tak punya uang, jalan jalan dengan bensin
seadanya, rantai motor dia yang tiba tiba putus dijalan, aah rasanya rindu masa
masa itu, dulu dia termasuk orang yang protektif, tapi sekarang entah factor usia
atau factor keadaan kita yang menjalani LDR dia menjadi cuek, acuh tak acuh
dengan apa yang aku lakukan.
Aku paling sering memancing adanya pertengkaran antara kita.
Itu semua aku lakukan karena aku rindu, aku
lebih bisa menganggap bahwa dia ada ketika kita bertengkar. Merasa lebih
diperhatikan ketika kita bertengkar, memang salah tapi moment itu memang sudah
sangat jarang sekali. Aku memancing pertengkaran hanya untuk perhatiannya. Tak
akan pernah ada kesalahan yang sama saat kita bertengkar. Maaf jika aku
melakukan hal salah ini, tapi yang mesti kamu tau rasa sayangku hati dan
cintaku selalu untukmu :’)
Special for my boyfriend TMR :*
I hope you always with me
Longlast and keep romantic :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar