saya ya saya

Terkadang orang yang ceria menyimpan berbagai masalah dan kesedihan dihatinya

Kamis, 06 Februari 2014

SAHABATKU CINTAKU :')

Karena terkadang sesuatu yang kita bayangkan
tidak sesuai dengan yang kita inginkan

Awan terlihat begitu indah, burung-burung terbang bebas diudara, daun daun menari tertiup oleh angin. Semuanya indah semuanya bahagia tapi tidak dengan perasaanku, hatiku seperti teriris sesuatu, tertusuk sesuatu, dia yang awalnya begitu mencintaiku sekarang dia pergi menghilang menjauh dariku semuanya hanyalah angan semuanya hanyalah kenangan.
Aku tak kuasa ketika mengingat semua hal tentang dirinya. Entah apa yang membuatnya berubah, entah apa yang membuatnya seperti  ini berubah menjauhiku. Semuanya semua tentang dia selalu ada dalam fikiranku.
“Det, kamu baik-baik aja kan ? aku denger kamu sama Dion putus ? kenapa Det ? ” ucap sahabatku yang tiba-tiba muncul membuyarkan lamunanku .
“kita udah ga cocok Na” balasku,
“ga cocok apanya sih ? kalian itu serasi banget “
“mungkin menurut lo kita serasi tapi ga menurut kita, udah ah males bahas yang gituan” ucapku sembari langsung meninggalkan Nuna.
“heh, mau kemana ?” tanya Nuna yang kebingungan  .
“rumah Robin yu ah, mau curhat gue”
“ikuuuut” tanggap Nuna setengah berlari ke arahku .
Robin adalah sahabatku sedari TK. Aku, Robin dan Nuna kita selalu bersekolah di satu tempat yang sama hingga sewaktu kita akan masuk SMA aku dan Nuna berpisah dengan Robin. Robin memilih sekolah di salah satu SMK di kota Bandung dan aku bersama Nuna memilih sekolah di salah satu SMA di kota Bandung.Sepanjang perjalanan yang ada difikiranku hanyalah Dion, bahkan aku dan Nuna tidak mengobrol sedikitpun. Nuna mungkin mengerti dengan perasaan dan posisiku sekarang  dia juga hanya terdiam tak mengeluarkan satu suara pun.
Jalanan kota Bandung yang lumayan padat membuatku semakin kesal, perasaanku semakin semraut tak karuan, ingin rasanya aku mengeluarkan sayap dan terbang menghindari jalanan yang padat dan langsung sampai di rumah Robin. Ingin cepat aku tumpahkan semuanya pada Robin. Jujur saja memang dari dulu aku lebih senang curhat kepada Robin dari pada Nuna. Aku lebih nyaman curhat kepada Robin, dia selalu mengerti keadaan dan posisiku. Sedangkan Nuna terkadang dia membuatku semakin tertekan atau malah membuatku merasa bersalah.
Sampai di rumah Robin aku langsung bergegas masuk ke dalam, Robin yang sedang berdiri di halaman belakang merasa terkejut karena aku langsung memeluk Robin dan langsung menangis sejadi-jadinya. Robin seolah mengerti dia langsung membalikan badannya dan langsung memeluku,membiarkanku menangis di dalam dekapannya.
Dia tidak bersuara, dia mengerti perasaanku. Dia hanya mendekapku, erat sekali dan aku merasa nyaman. Aku lupa aku bersama Nuna aku langsung melepaskan dekapan Robin dan aku mencari Nuna. Tapi aku tidak menemukan Nuna aku tak mengerti mengapa Nuna meninggalkanku padahal tadi dia sendiri yang bersikeras ingin ikut bersamaku ke rumah Robin.
Aku langsung menelfon Nuna tetapi percuma saja, dia tidak mengangkat telfon dariku, perasaanku semakin kacau, aku tak tau mengapa sikap Nuna berubah, atau mungkin dia marah karena sedari tadi aku tidakberbicara sedikitpun kepada Nuna. Tapi aku memang sangat kesal tadi aku tidak mau Nuna terkena amarahku. Aku diam karena aku mencoba bersikap tenang dan jangan sampai seseorang terkena imbas dari kekesalanku.
“Det, minum dulu ni” Robin menghampiriku membawa secangkir teh hangat.
“Tenangin dulu fikiran kamu”
Aku terdiam tidak membisu. Tubuhku seolah kaku, fiiranku kacau balau. Aku masih tak mengerti mengapa Nuna tega membiarkanku padahal biasanya dia selalu ada bersamaku.
“Tadi kamu liat Nuna ga ?” ucapku perlahan
“Nuna ? ga aku ga liat dia berkeliaran disini ?” ucap Robin dengan nada bercandaannya.
“aku serius !”
Mukaku semakin memerah, aku tak mengerti apa yang ada di fikiranya Robin, dalam situasi seperti ini dia masih saja sempat bergurau.
“oke maaf, tapi serius aku tidak melihat anak itu ada disini” tambah Robin sedikit serius.
Aku semakin tak mengerti mengapa Nuna tiba-tiba menghilang padahal aku benar-benar sadar bahwa dia ikut bersamaku.
“Det, Detraaa” teriak Robin sedikit membuyarkan lamunanku.
“hah, ia apa ?” jawabku membalas .
“emang tadi kamu kesini sama Nuna ? ko tumben dia tiba-tiba ngilang padahalkan biasanya dia selalu langsung ke dapur ngambil makanan?” tanya Robin penasaran.
“ia tapi aku sudah mencoba mencarinya tapi tidak ada” jelasku pada Robin
“ah mungkin anak itu ada keperluan mendadak sehingga tiba-tiba pergi” ucap Robin sedikit menenangkanku.
Awan semakin menghitam matahari sudah tidak tampak, bulan mulai datang menyinari bumi. Aku masih terduduk di halaman belakang rumah Robin, rasanya enggan untuk pergi seolah aku, bulan, bintang dan Robin begitu dekat aku merasa nyaman dan aku tak ingin sedetikpun pergi meninggalkan tempat ini .
Nyaman sekali rasanya, tiba-tiba Robin beranjak dari tempat duduknya dia berlari kecil ke arah pohon yang sangat besar yang berada di halaman itu tiba-tiba lampu warna-warni menyala terang membentuk suatu kata “I LOVE YOU DETRA”.Aku tak mampu berkata aku hanya bisa diam membeku. Robin berjalan ke arahku yang masih terkaget-kaget melihat hiasan itu. Dia memberikanku setangkai mawar merah dan sebuah cup cake bertuliskan “Aku ingin kau menjadi miliku”. Dia tau bahwa aku sangat menyukai cup cake. Aku masih terdiam tak mampu berkata-kata. Robin kemudian mendekatkan bibirnya ke telingaku lalu berkata “Aku benar-benar mencintaimu dan aku tidak akan pernah menyakitimu”. Aku benar-benar bingung aku tak mengerti apa yang harus aku katakan kepadanya. Baru saja Dion memutuskan aku dan membuat hatiku hancur, apa mungkin Robin yang akan bisa membuat hatiku normal kembali ? Tapi dia sahabatku. Aku tidak mungkin bersamanya. Entahlah yang jelas aku masih diam tidak mengeluarkan suara sedikit pun.
“Aku ngerti Det, butuh waktu buat kamu memikirkan semua ini, aku akan tunggu jawabanmu dan aku akan selalu menunggu kamu” ucap Robin dengan nada yang begitu halus.
“Maaf, tapi aku benar-benar butuh waktu unutuk memutuskan semuanya” ucapku perlahan sembari langsung pergi meninggalkan Robin dan langsung menuju mobil untuk pulang.
Entah mengapa kali ini aku benar-benar merasa tidak nyaman ada di dekat Robin, mungkin karena ucapannya. Sesampainya aku di rumah aku melihat seseorang berdiri di depan rumahku, aku tidak menyangka Nuna tiba-tiba ada di rumahku. Nuna sadar akan kedatanganku, dia langsung berlari kecil ke arahku dan dia langsung memeluk erat tubuhku air matanya menetes sangat deras.
“Det maaf, tadi aku pergi tidak pamit aku tidak sanggup melihat kamu bersama Robin” ucap Nuna disela-sela tangisnya.
“kenapa Na ? Kamu cemburu ?” balasku.
“entahlah aku tak mengerti yang jelas aku selalu sedih dan aku tidak kuat melihat kau dekat dengan Robin, hatiku sakit”
Aku tiba-tiba ingat kejadian tadi ketika Robin menyatakan perasaannya kepadaku. Aku semakin yakin bahwa aku dan Robin tidak akan pernah bisa bersama.
Aku hanya bisa diam, aku benar-benar diam. Aku hanya mampu memeluknya, membiarkannya tenang dalam pelukanku, Aku merasa sangat bersalah, mengapa aku tak peka terhadap perasaan sahabatku sendiri.
“ Na maaf, aku ga peka sama perasaan kamu,” ucapku perlahan.
“ iya gapapa ko, aku juga yang salah, aku ga pernah ngomong tentang hal ini sama kamu” ucap Nuna sembari melepaskan pelukannya.
“ Aku tuh udah jahat banget sama kamu, aku selalu memaksa kamu ngerti perasaan aku, tapi aku gapernah mau tau tentang perasaan kamu. Aku bukan sahabat yang baik Na, aku salah, harusnya aku tau dan aku ngerti sama perasaan kamu”
Tiba-tiba air mata menetes perlahan ke arah pipiku, aku hanya bisa menatapnya menyesal dengan apa yang aku lakukan padanya, jahat, aku jahat banget, aku bodoh, ga peka sama sahabat sendiri, aku hanya bisa mengumpat dan menggumam dalam hati.
“ Udah gapapa ko Det, maaf ya jadi ngebuat kamu semakin bimbang, aku gaada maksud ko ”
“ Sudahlah, aku yang salah, aku yang bodoh, aku yang tolol, tak pernah mengerti apa yang sahabat aku rasakan ” Sembari memeluknya .
“ Aku pulang ya ” sambung Nuna sembari melepaskan pelukannya dan pergi menuju halaman rumahku memasuki mobilnya.
Ahhhhh, rasanya hari ini begitu berat bagiku, Dion kekasihku yang selalu aku puja pergi meninggalkanku begitu saja, sedangkan Robin, sahabatku dari kecil tiba-tiba menyatakan perasaan cintanya kepadaku, dan Nuna sahabat terbaiku mencintai Robin, Aku tak mengerti , aku tak tau harus berbuat apa, aku hanya bisa diam dan menangis malam ini.


AKU CINTA KAMU - TWO TRIPLE O :')

Dari dirimu ku dapatkan 
arti cinta sejati
setiap detik denganmu
Dari dirimu ku dapatkan 
belaian hati suci
cinta

Bersamamu ku rasa bahagia
Senymanmu membuatku meraja
Percayalah ku takkan sia kan dirimu

Kau,
Yang ku inginkan hanyalah engkau
bersamamu adalah hal yang terindah
dan ku inginkan kau lebih
Yang ku inginkan kau seutuhnya
Mencintaimu adalah hal yang terbaik
Aku cinta kamu..

Aku ingin mencintaimu sepenuh hati
dan ku inginkan kau lebih

JUST ONE NIGHT - TWO TRIPLE O :')

Tak mampu diriku kini tanpamu
Sendiri ku lewati waktu ku
Pedih namun aku bertahan
Dan coba lupakan
Semua yang ada dalam dirimu
Kini tlah menjauh dariku
Pedih namun aku bertahan
Mencoba lupakan

Tapi perlahan ku tak sanggup
untuk melupakan semua...
Kau yang pernah mencintaiku
jauh dari peluk ku....

Can you give me just tonight
I wanna feel your heart
I wanna hold you tight
Just you and me tonight
Please baby just one night
Coz i love you, coz i want you
and i need you

Can you give me just tonight
Take me to your heart
Take me with your love
Just you and me tonight
Please baby just one night
Coz i love you, coz i want you
Only you can make it through

Semua yang ada di dalam dirimu
Kini tlah menjauh dariku
Pedih namun aku bertahan
Mencoba lupakan

YOU - TEN 2 FIVE

You ... 
did it again 
You did hurt my heart
I dont know how many times
oh you
I dont know what to say
You've made me so desperately in love
And now you let me down
You said you'd never lie again
*You said this time would be so right
But then I found you were lying there by her side
Chorus:
Ohh You..
You turn my whole life so blue
Drowning me so deep,
I just can reach myself again
Ohh You..
Successfully tore myheart
Now its only pieces
Ohhh Nothing left but pieces of you
Ohh.. You
frustated me with this loveI've been trying to understand
You know I'm trying
 I'm trying
Ohh You..
 I don't know what to say
You've made me so desperately in love
And now you let me down


IGNORANCE - PARAMORE

If I’m a bad person, you don’t like me
Well, I guess I’ll make my own way
It’s a circle, a mean cycle
I can’t excite you anymore
Where’s your gavel? Your jury?
What’s my offense this time?
You’re not a judge but if you’re gonna judge me
Well sentence me to another life.
Don’t wanna hear your sad songs
I don’t wanna feel your pain
When you swear it’s all my fault
Cause you know we’re not the same
No, we’re not the same
No, well, we’re not the same
We’re the friends who stuck together,
We wrote our names in blood,
But I guess you can’t accept that the change is good
It’s good, it’s good
Well, you treat me just like another stranger
Well, it’s nice to meet you, sir
I guess I’ll go,
I best be on my way out
You treat me just like another stranger
Well, it’s nice to meet you, sir
I guess I’ll go,
I best be on my way out
Ignorance is your new best friend,
Ignorance is your new best friend
This is the best thing that could’ve happened;
Any longer and I wouldn’t have made it
It’s not a war, no, it’s not a rapture
I’m just a person, but you can’t take it
The same tricks that, that once fooled me
They won’t get you anywhere
I’m not the same kid from your memory
Well, now I can fend for myself
Don’t wanna hear your sad songs
I don’t wanna feel your pain
When you swear it’s all my fault
Cause you know we’re not the same
No, we’re not the same
No, well, we’re not the same

LUKA LAMA - COKLAT :')

Kurintangkan hati
Kubalut luka lama saat kau pergi
Kutegarkan diri
Walau bayangmu hadir di setiap mimpi

* oh haruskah
  kubenamkan diri meratapi
  tenggelam sesali yang terjadi
  tersiksa bersama hampa asa

Reff: kini kuhanya ingin lupakan semua
mengenangmu menyesakkan jiwa
kan kuhapus air mata
hingga kudapat sembuhkan luka

Kucoba hadapi
Walau pahit terasa tak terobati
Harus kulewati
Seakan semua tiada pernah terjadi

Repeat *
Repeat reff


semoga kelak lupakan semua
mengenangmu menyesakkan jiwa
kan kuhapus air mata
hingga kudapat sembuhkan luka

Selasa, 04 Februari 2014

KAU

Ketika aku belum pernah merasakan cinta
Kau hadir, membawa berjuta cinta
Ketika aku terbuai
Kau semakin tulus
Ketika aku salah
Kau ingatkan aku
Ketika air mataku mengalir
Kau hadir untuk menghapus
Tawamu, pengorbananmu
Rasa cinta dan sayangmu
Selalu membuat aku nyaman
Terimakasih selalu membuat aku bahagia
Terimakasih selalu bisa memberikan warna dihidupku




Special for you
 my lovely boyfriend :')

RINDUKAN KAMU YANG DULU ~

Hari-hari selanjutnya kita berdua lewati, walaupun keadaannya berbeda, karena sekarang dia memilih untuk bekerja di kota yang berbeda denganku, kita hanya bisa bertemu satu bulan satu kali itupun hanya beberapa hari dia tinggal disini. Rasa rindu sering menyergap,terutama masalah intensitas komunikasi kita yang semakin hari semakin jarang. Jangankan bertatap muka hanya sekedar untuk saling memberi kabar, berkomunikasi lewat smspun kita sudah jarang. Hanya bermodal kepercayaan dan saling mengerti diantara kita. Kadang aku rindu, rindu suasana ketika aku dan dia masih sangat dekat. Aku sibuk dengan kuliahku dan dia sibuk dengan pekerjaanya. Aku sibuk dia ada waktu dan aku ada waktu dia sibuk. Sulit untuk kita mengatur waktu. Sebisa mungkin kita tetap menjaga baik baik hubungan ini. Kesalah pahaman yang kita alami karna media sosialpun sudah bukan menjadi hal yang aneh untuk kita. Dia selalu tak paham, contohnya saja ketika aku tak suka karna dia sering merayu wanita lain di twitter sedangkan dia hanya mengganggap itu adalah lelucon, dia selalu berkata “selera humor setiap orang itu berbeda” tapi menurutku itu bukan humor, itu sudah menyangkut perasaan. Walaupun begitu kita selalu bisa menyelesaikan masalah itu dengan baik, walaupun butuh waktu satu hari untuk percekcokan, dan alhasil karna dia lebih dewasa dia memang lebih mengerti dan dia mengalah.
Jujur saja aku amat sangat merindukan sosoknya yang dahulu, ketika kita sama sama masih sekolah, masih sering meluangkan waktu bersama saat-saat ketika aku dan dia tak punya uang, jalan jalan dengan bensin seadanya, rantai motor dia yang tiba tiba putus dijalan, aah rasanya rindu masa masa itu, dulu dia termasuk orang yang protektif, tapi sekarang entah factor usia atau factor keadaan kita yang menjalani LDR dia menjadi cuek, acuh tak acuh dengan apa yang aku lakukan.

Aku paling sering memancing adanya pertengkaran antara kita. Itu semua aku lakukan karena aku rindu, aku  lebih bisa menganggap bahwa dia ada ketika kita bertengkar. Merasa lebih diperhatikan ketika kita bertengkar, memang salah tapi moment itu memang sudah sangat jarang sekali. Aku memancing pertengkaran hanya untuk perhatiannya. Tak akan pernah ada kesalahan yang sama saat kita bertengkar. Maaf jika aku melakukan hal salah ini, tapi yang mesti kamu tau rasa sayangku hati dan cintaku selalu untukmu :’)



Special for my boyfriend TMR :*
I hope you always with me 
Longlast and keep romantic :')




INDONESIAKU

Alam yang indah
Laut yang luas
Daratan yang terhampar
Sumber daya yang melimpah
Negriku kaya
Negriku indah
Tapi mengapa,
Banyak yang sengsara
Banyak yang menjerit kelaparan
Bencana dimana mana
Banyak yang mati
Banyak yang kesakitan
Tuhaan …
Mengapa ini terjadi
Apa karena kami tak pernah bersyukur ?
Apa karena kami salah ?
Salah apa kami Tuhaan ?
Ampuni kami jika kami salah
Kembalikan indahnya negri kami Tuhan
Agar kami bisa terus menggapai cita dan harapan kami disini
Dinegri tercita
Negara INDONESIA

KEJUJURAN

Kejujuran adalah suatu hal yang paling penting dalam kehidupan kita sebagai manusia.Apalagi kita sebagai makhluk sosial,yang sangat dibutuhkan adalah kejujuran,supaya kita tetap menjadi manusia yang baik.Supaya semua orang mempercayai kita,kita harus bicara jujur apa adanya,karena dengan kejujuran orang lain akan lebih menghargai kita.
"Jujurlah walau kejujuran itu menyakitkan"
Apalagi di dalam Persahabatan pasti kejujuran sangatlah dibutuhkan.Walaupun kejujuran itu dapat menyakiti sahabat kita tetapi kita harus jujur karena hanya dengan kejujuran semua masalah dalam persahabatan kita dapat terselesaikan.
Cinta dan Kejujuran juga sangat erat kaitannya.Cinta sangatlah membutuhkan kejujuran.Karena tanpa kejujuran cinta tidak akan mungkin bisa terungkapkan.
Hati kita juga sangat membutuhkan kejujuran,karena hati amatlah sangat rapuh,walaupun itu menyakitkan tetapi apabila itu adalah yang sebenarnya hati kita akan berusaha menerimanya.
Sesakit apapun kejujuran itu , tetapi kita lebih baik jujur karena jujur dapat memberikan kebahagiaan..
Semua yang kita lakukan haruslah disertai dengan kejujuran.
oleh karena itu :
"Jadilah Seorang Manusia yang Jujur dan Berusaha dapat Menerima Kejujuran"

MUNGKIN MEMANG KAMI JODOH :')

Kelas 1 SMA aku lewati, Kelas 2 SMA juga aku lewati tanpa aku mengetahui kabarnya. Semua account sosialkupun tidak ada yang berteman dengannya. Selama SMA aku tidak pernah menjalin hubungan. Rasa rindu terkadang menyergap, bagaimana tidak,dulu setiap hari bertemu, jalan jalan, makan atau apapun kita lalui berdua. Mencoba mencari tahu kabarnya, tapi tak pernah tau.

Kelas 3 SMA aku mulai mencoba menjalani hubungan dengan seseorang, aku mencintainya, tapi entah mengapa dia meninggalkanku tanpa alasan yang jelas ketika hubungannya sudah berjalan 6 bulan. Tanpa disangka sangka saat aku terpuruk Taufik kembali datang kepadaku. Saat itu dia sedang menjalin hubungan dengan seorang wanita. Entah rasa sayangku masih ada aku jujur merasa cemburu. Saat aku terpuruk dia rela datang kerumahku untuk menghapus semua sedihku. Rasa itu kembali ada. Tetapi dengan keadaan yang beda. Aku bukan tipikal orang yang bisa sabar. Aku menyuruh dia untuk memutuskan hubungannya dengan kekasihnya. Dengan berat hati dia melakukannya. Senang rasanya aku bisa kembali dengannya. Akupuntak mengerti mengapa rasa ini selalu ada untuknya. Walaupun aku menjadi bahan bullyan temannya aku tetap tegar, teguh pada pendirianku. Akhirnya kita kembali dipercaya untuk kembali. Mungkin memang kami jodoh seberapa jauhpun aku dan dia berpisah kita tetap kembali :’)

BERSAMANYA ~

Hari-hariku berubah setelah menjadi kekasihnya. Belajar menyayangi dan disayangi. Cukup membuat aku nyaman berada di sampingnya. Disaat aku terjatuh dia selalu ada untuku, disaat aku bahagia, aku juga selalu tak pernah melupakannya. 3 bulan pertama hubungan kita cukup harmonis. Hingga jujur aku itu bukan tipikal orang yang bisa bertahan  lama apabila berhubungan dengan seseorang. Aku merasa bosan hingga akhirnya hubungan kita harus kandas begitu saja.
Sebulan setelah putus dengannya aku berhubungan dengan seorang pria dan hanya bisa bertahan 1bulan. Setelah itu karna rasa sayangku pada Taufik masih ada dan sepertinya diapun masih menaruh hatinya untuku, aku dan dia memutuskan untuk kembali.

Hingga akhirnya aku lulus SMP dan melanjutkan ke SMA, masih tetap bersamanya. Hari hari dilalui tetapi ketika SMA aku mulai merasa bosan dan aku merasa bahwa dia terlalu baik, segala yang aku ingin selalu dia usahakan untuk memenuhinya. Namun nampaknya memang sudah tak bisa dipertahankan lagi, akupun berpisah dengannya

AWAL BERKENALAN

Pagi yang cerah, matahari telah menyambutku, bergegas aku segera menuju sekolahku, karna waktu sudah menunjukan pukul 06.30. Seperti biasanya aku diantar oleh ayahku menuju sekolah. Saat itu aku menduduki kelas 3 SMP. Saatnya untuk lebih serius dan lebih giat dalam belajar.
Sampai disekolah aku berlari menuju kelasku. Kelasku berada di ujung berdekatan dengan masjid, lumayan jauh dari gerbang sekolahku, sekolahku yang lumayan luas. Belajar seperti biasanya mencoba menikmati pelajaran saat itu. Menunggu jam pulang lumayan membosankan.
Akhirnya tepat pukul 11.00 siang jam pulang berbunyi, segera aku ingin meninggalkan sekolah, tetapi saat aku akan meninggalkan sekolah, seseorang temanku mengingatkanku, bahwa hari ini adalah hari dimana aku harus rapat OSIS. Sudah rutin memang setiap hari Jumat diadakan rapat mingguan, membahas program yang sedang berjalan ataupun program yang akan dilaksanakan. Otomatis dengan sedikit berat hati aku harus patuh. Akupun menuju ruang OSIS bersama temanku, sembari menunggu yang lain aku sedikit mengobrol dan tiba tiba ponselku berdering ada pesan dari seseorang yang belum aku tau itu siapa. “hai, kamu sekolah di SMP 1 bukan” itu isi smsnya, aku menjawab “iya ini siapa ?” lalu dia mereply dengan cepat “aku Taufik yang kemaren kenalan sama kamu lewat fb”. Aku baru ingat kemarin aku memang memberikan nomber hapeku dalam account facebookku. Lumayan ramah dan baik sepertinya, makanya aku mempercayakan memberinya nomber hpku.
Karena hari itu hari Jumat maka anggota wanita harus menunggu anggota pria, dan rapat baru bisa dimulai pukul 1.30 karena ditambah waktu untuk istirahat. Waktu berlalu begitu cepat aku dan Taufik seseorang yang baru aku kenal juga kami semakin akrab saja.

Esoknya aku menyuruhnya untuk datang kerumahku, bisa disebut kopdar laah. Dari awal mengenalnya memang sudah ada sedikit rasa, dia rela menemuiku walaupun dia tidak tahu rumahku dan dia harus mencari alamat rumahku yang berada di dalam komplek.  Hari –hariku setelah bertemu dengannya semakin berwarna. Kita semakin dekat, beberapa kali dia menjemputku di sekolah. Tak cukup waktu lama hanya seminggu kita berkenalan hingga akhirnya tanggal 18 JUNI 2010 kita mencoba mengubah status menjadi BERPACARAN J

HUJAN BERKAH MEMBAWA MUSIBAH


Beberapa waktu lalu, hujan besar yang tiba-tiba datang mengakibatkan banjir datang cukup besar, padahal hujan yang terjadi hanyalah sekali tetapi bisa langsung menyebakan banjir yang besar. Itu menunjukan bahwa sungai citarum salah satu sungai di Kabupaten Bandung yang sering meluap memang sudah sangat buruk keadaannya. Padahal hujan itu merupakan berkah yang Tuhan berikan kepada kita sebagai umat-Nya agar kita tidak kekurangan air dalam memenuhi kebutuhan kita. Tetapi pada saat ini, hujan adalah merupakan musibah karena hujan mengakibatkan banjir dan mengakibatkan banyak kerugian. Banyak sekali daerah disekitar aliran sungai Citarum yang terkena dampaknya. Jika kita melihat dari sisi lain, sebenarnya banjir ini adalah merupakan akibat dari kelalaian manusia itu sendiri, diantaranya manusia yang tinggal di aliran sungai dengan tanpa perasaan bersalah mereka membuang sampah seenaknya ke dalam sungai, mengakibatkan sampai menumpuk di suatu titik dan menyebabkan tersumbatnya aliran air. Tetapi masih ada saja orang yang menyalahkan Hujan, padahal hujan tidak bersalah.
Hujan sangat berperan penting bagi kehidupan kita. Hujan masih membawa berkah bagi setiap manusia. Kita tidak boleh menyebabkan hujan menjadi musibah untuk kita. Selain kerugian materil banjir juga menyebabkan jalan disekitar menjadi macet dan sangat merugikan untuk setiap orang.
Hujan bukan musibah, jika tidak ada hujan kita akan dilanda kekeringan yang menyebabkan kita menjadi sengsara. Karena tanpa air kita akan merasa sangat rugi. Dan berdampak sangat berbahaya bagi kehidupan kita. 

IBU

9 bulan aku berada dalam rahimmu
Rahim seorang wanita yang aku cintai
Hingga aku pertama kali datang ke dunia engkau yang ada untukku
Merawatku membesarkanku dengan tulus
Menjadi sumber kebahagiaan untuku,
Jasa pengorbanan dan perjuanganmu belum sempat aku balas
Hingga akhirnya penciptamu lebih menyayangimu
Lebih ingin kau kembali untuknya
Dalam doa aku tak akan pernah berhenti menyebut namamu
Ibuu
Maafkan aku bila hingga saat terakhir
Aku belum bisa menjadi yang terbaik untukmu
Tapi percayalah aku selalu berusaha menjadi bintang
Doaku selalu menyertaimu agar engkau bahagia berada di sisi-Nya

KAGUM, CINTA DAN PERPISAHAN ABADI

Perkenalan yang indah
Pertemanan yang hangat

Hari ini adalah hari yang paling aku tunggu karena hari ini adalah hari pertamaku menjajalkan kaki di kampus impianku. Menjadi seorang mahasiswi adalah harapanku sejak lama, menjadi mahasiswi jurusan hukum di perguruan tinggi negeri di kota tercintaku. Awalnya aku begitu tidak yakin dengan jurusan ini tetapi karena dorongan dan semangat dari ayahku aku bisa masuk di kampus ini. Sekitar jam 5 subuh aku sudah bersiap menuju kampusku, karena jarak kampus dari rumahku lumayan jauh, jadi aku harus pergi lebih awal, karena ini adalah masa orientasi dengan membawa berbagai perlengkapan yang ditentukan panitia aku bersemangat menyongsong hari baru.
Sampai di kampus aku disambut beberapa panitia dengan muka yang garang. Tapi muka garang tidak menghalangi seorang pria tampan dengan tubuh yang tinggi dengan senyum yang manis. Ya dia adalah ketua panitia masa orientasi di kampusku. Hari hari aku lewati walaupun masa orientasi ini cukup berat bagiku. Hari terakhir tiba sampai akhirnya ketika aku pulang aku yang biasanya di jemput ayahku kini aku harus menunggu ayahku karena dia tadi pagi bilang banyak yang harus beliau kerjakan, jadi hanya bisa menjemputku agak malam. Aku terduduk di taman depan kampusku, sembari membaca novel yang aku bawa. Ya membaca novel adalah hobiku, aku lebih suka menghabiskan waktu untuk membaca daripada jalan-jalan. Hampir satu jam aku menunggu, jam ditanganku telah menunjukan pukul 7 malam. Aku sudah lelah ingin rasanya cepat sampai di rumah dan merebahkan tubuhku, tapi apa daya, sudah terbiasa sejak jaman sma diantar jemput oleh ayahku. Semenjak ibuku meninggal aku selalu mendapat perhatian khusus dari ayahku, sesibuk apapun ayahku selalu menyiapkan waktu untuk aku. Sampai akhirnya ketika aku sedang minum tiba tiba seseorang menghampiriku, dengan gembira aku melihat wajahnya, karena aku mengira itu adalah ayahku. Tetapi diluar dugaanku, sesosok pria tinggi berwajah oriental yang datang menghampiriku. Jantungku berdebar sangat kencang, aku tak pernah merasakan ini sebelumnya. “h ai” sapa lelaki itu. Aku hanya bisa terdiam tak mengeluarkan suara sedikitpun. Dia mengulangi ucapannya dan aku hanya membalasnya dengan senyum.  “aku Ricco” dia memperkenalkan diri. Aku masih diam terpesona tak meyangka seseorang yang sejak awal aku suka kini berada di hadapanku. “kamu ? kenapa belum pulang ?” dia meneruskan ucapannya “a…kkuu Ri…ss..ty aku me..nunggu a..yah.ku” aku menjawab dengan gugup. “ko gitu sih ngomongnya ga usah takut aku ga ada niat apa apa cuma mau mastiin ko kamu belum pulang sedangkan orang lain sudah pulang dari tadi” “iya aku sudah janji akan menunggu ayahku pulang kerja” dari situ aku beranikan diri mengobrol dengannya. Ternyata dugaanku benar, dia adalah orang yang sangat ramah menyenangkan dan aku merasa nyaman berbicara dengannya. Sampai akhirnya ayahku datang dan aku harus segera pulang karna haripun sudah sangat larut malam.
Hari ini adalah hari perdanaku belajar di universitas, pelajaran baru yang tidak aku temui di SMA sekarang harus aku temui. Menyongsong hari baru dengan semangat baru aku hanya berharap di sini aku bisa merubah warna abu dalam hidupku menjadi warna warna yang indah. Kata ayah hari ini aku harus mulai terbiasa pergi dan pulang sendiri, walaupun dengan menggunakan angkutan kota, tetapi aku harus bisa. Awalnya pagi ini aku akan pergi menggunakan angkutan kota, hingga akhirnya sebuah mobil berhenti menepi tepat didepanku, aku kaget, karena sebelumnya aku tidak ada janji dengan siapapun. Tanpa disangka itu adalah Ricco, dia menawariku untuk ikut ke dalam mobilnya, aku ragu, tapi setelah aku pikir dari pada aku telat mending aku mengiyakan. Sampai di kampus beberapa orang memandangku dengan tatapan sinis, ya maklum karena Ricco adalah salah satu pria yang paling tampan di kampusku, selain tampan dia juga tipikal pria yang ramah kepada semua orang. Tak heran maka dia disukai banyak wanita. Sampai di kampus Ricco mengajakku untuk sarapan terlebih dahulu, tapi aku menolaknya. Aku malas bila harus banyak berhadapan dengan orang orang yang suka pada Ricco. Aku lebih memilih masuk ke kelas walaupun pelajaran baru dimulai sekitar setengah jam lagi.
Belum sempat aku sampai di kelas, seorang wanita menghadangku, dia mengancam  agar aku tidak dekat dengan Ricco, aku tak menghiraukan ucapannya, aku pergi begitu saja.
Hari hari setelah itu aku merasa senang, aku dekat dengan Ricco juga menikmati masa masa menjadi mahasiswi. Ricco juga dekat dengan ayahku, aku senang ketika melihatnya duduk berdua mengobrol hingga tertawa bersama. Akupun begitu, aku semakin dekat dengan keluarganya. Sampai pada akhirnya Ricco mengajakku makan malam, aku mengira dia akan mengutarakan perasaannya padaku, tetapi dia hanya banyak diam. Hubungan yang telah kita jalin selama satu tahun itu bukan sebagai kekasih, tidak lain hanyalah sebagai teman. Padahal rasa dihatiku sudah menjadi rasa cinta dan rasa ingin memilikinya. Setelah kejadian malam itu aku merasa Ricco berubah, entah apa yang membuatnya berubah,tetapi dia menjadi menjauh dariku. Akupun berusaha mencari tahu alasan itu tetapi aku tak pernah mendapat jawabannya.
Hari ini tepat di ulang tahunku yang ke 20 tahun Ricco tidak menampakan batang hidungnya, malah Sandi lelaki teman satu kelasku yang akhir akhir ini menjadi penghiburku mengutarakan perasaanya padaku. Walaupun aku tidak terlalu merasa senyaman dengan Ricco tapi aku menghargai  Sendi yang selama ini hadir untuk selalu ada untuku. Aku menerima Sendi menjadi kekasihku, ya dia adalah kekasih pertamaku tapi bukan cinta pertamaku. Hingga saat setelah pesta ulang tahunku aku mendapat kiriman bunga, didalamnya ada suatu surat ucapan “selamat ulang tahun cantik semoga kamu selalu bahagia, dari jauh aku selalu mendoakanmu .  salam hangat Ricco” aku terbelalak dan tanpa aku sadar air mata mentes tak tertahan. Hatiku perih aku tak mengerti sebenarnya apa yang ada di fikiran Ricco. Bersamaan dengan itu Hpku berbunyi ternyata dari Ricco aku langsung menjawab telponnya dia berkata “selamat ulang tahun, maaf aku ga bisa datang soalnya hari ini adalah hari dimana aku juga bertunangan dengan kekasihku” itu ucapan Ricco. Aku kaget setengah mati, aku tak bisa menjawab, aku hanya bisa menangis dan menutup telponnya tanpa berbicara sedikitpun. Aku tak menyangka dia sejahat itu, mempermainkan perasaanku.
Esok harinya aku diantar temanku mendatangi rumahnya, tetapi rumahnya sepi. Aku pulang dengan hati teriris. Perlahan aku bisa melupakannya walaupun tak sepenuhnya. Aku mencoba selalu menyayangi Sandi. Berbulan bulan aku mencoba menjalani hariku. Hingga tepat di tanggal ke 11 bulan aku bersama Sandi aku baru mengetahui bahwa sendi selingkuh dibelakangku, rasanya sakit, untuk kedua kalinya dikhianati. Aku memutuskan untuk tidak mempunyai hubungan dengan siapapun. Hingga tepat diulang tahunku yang ke 21 tahun Ricco datang dia mengajaku untuk merayakan ulang tahun di daerah Lembang, aku tak menyangka dia sudah mempersiapkan semuanya sebuah taman yang sudah ia hias dengan indah dengan banyak lampion warna warni diatasnya. Aku takjub tak bisa berbicara apa apa. Hingga akhirnya dia mengutarakan perasaanya, tapi saat itu aku melihat perubahan pada dirinya, dia  berubah menjadi lebih kurus, dan wajahnya yang pucat, aku bertanya tetapi dia hanya menjawab dengan senyum. Malam itu menjadi malam yang sangat indah bagiku dan baginya. Paginya aku mendapat kabar bahwa Ricco dilarikan kerumah sakit, aku kaget aku langsung mendatangi rumah sakit dan mendapati tubuhnya dengan banyak selang, sedih dan sakit sekali , aku baru tahu ternyata dia bukan bertunangan tetapi dia berobat di luar negri. Penyakit tumor yang sudah kronis tak mampu lagi diobati beberapa oprasi dia jalani tetapi tumornya tumbuh lagi. Melihatnya aku sangat sakit, orang yang sangat aku cintai harus terbaring melawan penyakitnya.aku hanya bisa berdoa. Seminggu setelah itu dia sadar, dia mulai pulih dan membaik. Aku bahagia, semakin sering aku mendampinginya di rumah sakit, sampai akhirnya dia ingin keluar dari ruangannya dan pergi ketaman depan rumahsakit, dengan mengantongi ijin dari dokter dan dari ibunya aku membawanya keluar, di taman canda gurau memecah semua kesedihan, beberapa kali tanpa ia sadari aku mengusap air mataku. Sampai pada akhirnya dia ingin duduk di rumput aku memenuhi permintaannya menurunkan ia perlahan dari kursi roda, suasana dengan angin sore sepoy sepoy sangat ia nikmati, dia melingkarkan tangannya di pinggangku, dia sempat menciumku dan berkata di telingaku “jaga dirimu baik baik, kejar cita citamu menjadi seorang pengacara aku selalu ada didekatmu walaupun ragaku taka ada tapi hatiku selalu ada untukmu” setelah dia berbicara itu dia berkata ingin kembali ke kamarnya ia ingin tidur. Aku menuruti dan tidak curiga apapun, hingga akhirnya ketika di kamar, dia menyuruhku untuk pulang  karena dia tahu aku sudah jarang pulang ke rumah, aku hanya ke kampus kemudian ke rumah sakit, aku ragu untuk pulang walaupun sebenarnya aku lelah, matakupun sayu, dan tubuhku juga menjadi lebih kurus. Tetapi lagi-lagi aku menurutinya, setelah ijin pulang kepada ibunya aku langsung pulang. Ketika pulang aku disambut ayahku. Ayahku menyuruhku untuk istirahat, tanpa berbicara aku langsung menuju kamarku dan aku tertidur sangat pulas. Tepat jam 10 malam aku terbangun karena mendapat telpon dari ibunya Ricco. Aku langsung berlari menuju kamar ayahku dan memintanya untuk mengantarku ke rumah sakit, karna ternyata saat Ricco berbicara ingin tidur itu adalah tidur untuk selamanya. Air mata tak henti keluar dari mataku. Tetapi aku juga tak bisa terus bersedih selalu ingat dengan kata Ricco bahwa aku harus mengejar impianku. Tak perduli harus terjatuh dahulu, aku selalu berusaha untuk menggapai cita-citaku.


Dan perpisahan yang sangat bermakna :')

AYAH

Dikala senja menyapa
Engkau datang
Membawa setitik harapan
Lelahmu tetap engkau sembunyikan dibalik senyumu
Saat pagi menjelang engkau sudah pergi menyambut impian
Tanpa menghiraukan jam yang terus berputar
Panas terik dan hujan pun tak pernah engkau hiraukan
Bagiku kau segalanya
Dalam setiap doaku menyebut namamu adalah kewajiban
Ayah..
Tanpamu aku hanyalah setitik debu
Tapi karnamu aku bisa menjadi setumpuk pasir
Terimakasih untuk semua pengorbananmu
Hanya dengan doa aku bisa membalasnya
Tapi aku selalu berusaha menjadi bintang untukmu
Membuatmu bangga seperti aku bangga memiliki ayah sepertimu :’)

I BACK :)

udah lama menghilang , tahun dan bulan sudah terlewati, berawal dari 2013, sekarang udah 2014 :) sibuk kuliah, sibuk segala galanya, menjajal dunia baru yang belum pernah di coba, hingga akhirnya bulan February ini rindu dengan dunia ini, dunia yang sejak SMA aku geluti, menjadikan ini bukan hanya sekedar tempat biasa, tempat melepas lelah, tempat menyalurkan hobi tempat menyalurkan isi hati :') I will back :) nulis bukan cuma cerpen tapi juga beberapa puisi :) semoga kalian menyukai :)